Sabtu, 17 Oktober 2009



> PEMILIHAN JEBENG THULIK TAHUN 2008 <
 
( dilaksanakan pada 29 s/d 30 Nopember 2008 )


Pendaftaran : 20 s/d 29 Nopember 2008
Pembekalan Materi: 29 s/d 30 Nopember 2008

Babak Penyisihan : 05 s/d 06 Desember 2008
Diklat / karantina : Hotel Berlian Abadi dan Desa Wisata Using – Kemiren Kec. Glagah
Tanggal : 29 s/d 30 Nopember 2008

Malam Penobatan : Gesibu Blambangan Banyuwangi
Tanggal : 13 Desember 2008

Diikuti oleh : 10 pasang Jebeng dan Thulik

>> Kategori : JEBENG 

1 Adinda Kusuma Wardani Jebeng Banyuwangi 2008 Jl. Sriwijaya No.9 Taman Baru - Krasak -Licin
2 Surya Dewi Wakil I Jebeng Jl. KH. Hasyim asyari, Kali Putih Genteng wetan
3 Fenny Megawati Wakil II Jebeng Jl. Penataran No.11B - Banyuwangi 
4 Diar Arum Fenysya Harapan I Jebeng Kamp. Baru Rt.5/II Jajag – Kec. Gambiran 
5 Winda Ayu Maryana Harapan 2 Jebeng Pertapan Rt.3/I Sragi – Kec. Songgon 
6 Ria Mei Sinta Favorite Jebeng Sendangrejo Rt.01/I Kb.dalem - Bangorejo
7 Wenny Irmalia Finalis Jl. Raya Cluring No.38 Kec. Cluring 
8 Adhinda Dewi Agustine Finalis Jl. Raya Benculuk No. 243 – Kec. Srono 
9 Desnin Qory Timalasari Finalis Jl. KH.Hasyim Ashari – Kec. Rogojampi 
10 Evvy Wahyu Sugiarto Finalis Ds. Tampo Krajan Rt.01/V – kec.Cluring 
 

>> Kategori :  THULIK


1 Alefan Nur Hidayat Thulik Banyuwangi 2008 Jl. Angrek No.28 Lugonto – Kec. Rogojampi 
2 Pradana Dieva Wakil I Thulik Banyuwangi
3 Arief Maulana Wakil II Thulik Jl. Raya Jember No.245 Kedayunan - Kabat
4 Antonius Rudolf Harapan I Thulik Ds. Yosomulyo - Gambiran 
5 Ahmad Fauzi Harapan 2 Thulik Jl. Kepiting - Banyuwangi 
6 Gema Budiarto Finalis Ds. Blambangan – Kec. Muncar 
7 Irqi Alfian Anggara kasih Finalis Jl. Penataran No.9 Banyuwangi 
8 Yanuar AJI Finalis Jl. Akasia No. 29 – Kec. Giri 
9 Luhung Lareh Finalis Perum Kebalenan Baru II D.7 Banyuwangi 
10 Dhimas Agung P Finalis Jl. Gandrung No112 Banjarsari – Kec. Glagah




> PEMILIHAN JEBENG THULIK TAHUN 2007 <  ( dilaksanakan pada 10 s/d 14 Desember 2007 )

Babak Penyisihan : 24 Nopember 2007
Diklat / karantina : Hotel Berlian Abadi dan Desa Wisata Using – Kemiren Kec. Glagah
Tanggal : 10 s/d 14 Desember 2007

Malam Penobatan : Gesibu Blambangan Banyuwangi
Tanggal : 15 Desember 2007
Diikuti oleh : 10 pasang Jebeng dan Thulik

> Para Finalis : JEBENG 
( Reyza Fitri Aninda, Yurike Febnesia sari, Deasy Dwi Purnamasari, Surya Dewi, Yayuk Sugiarti, Ari Isdayanti Arimbi, Citra Ayulia, Dian Marta Ningtyas, Brigita Septyania, Dara Iklima P)

> Para Finalis : THULIK
( Syaiful Anwar,Irhas Abi D, Igfar Reza A, Riccy Antar Budaya, Hardian Dwi Utomo, Calvin Andreas, Sutan Haryo P, Panji Silvanus, Fadh Rian K, Syaiful Anam ) 


>> Pemenangnya adalah
Thulik Banyuwangi 2007 : Syaiful Anwar (Kalipuro)
Jebeng Banyuwangi 2007 : Reyza Fitri Aninda (Banyuwangi)
Wakil 1 Thulik : Igfar Reza A (Banyuwangi)
Wakil 1 Jebeng : Yayuk Sugiarti (Muncar)
Wakil 2 Thulik : Sutan Haryo P (Banyuwangi)
Wakil 2 Jebeng : Yurike Febnesia sari (Bangorejo)
Harapan 1 Thulik : Syaiful Anam (Giri)
Harapan 1 Jebeng : Deasy Dwi Purnamasari (Banyuwangi)
Harapan 2 Thulik : Irhas Abi D (Genteng)
Harapan 2 Jebeng : Citra Ayulia (Singojuruh)
Favorite Thulik : Fadh Rian K (Genteng)
Favorite Jebeng : Dara Iklima P (Singojuruh)



Kamis, 15 Oktober 2009


> PEMILIHAN JEBENG THULIK TAHUN 2006 <
( dilaksanakan pada 13 s/d 15 Desember 2006 )

Babak Penyisihan : 10 Desember di Pondok WINA Banyuwangi
Diklat / karantina : Desa Wisata Using – Kemiren Kec. Glagah
Tanggal : 13 s/d 15 Desember 2006

Grand Final : Gesibu Blambangan Banyuwangi
Tanggal : 16 Desember 2006
Diikuti oleh : 10 pasang Jebeng dan Thulik

> Para Finalis : JEBENG 

( Dewi Purwati, Milla Laili, Citra Ayulia, Galuh Retnosari, Defina Dwi L, Bella Afresita, Yeli Yusantika, Sri Indah Naningsih, Tria Renda Arkasari, Marsya Pracillia )

> Para Finalis : THULIK

( Syaiful Anwar, Dimas Prasetyo, Rangga Putra, Budhy Utomo, Nico Dustin H, Ade M Rizki, Bayu Mitra Adhyatma, Ahmad Ivan Bahtiar, Imam Faluyo, Giovani Henry FT) 


>> Pemenangnya adalah : 

Thulik Banyuwangi 2006 : Imam Faluyo ( Kabat )
Jebeng Banyuwangi 2006 : Defina Dwi L ( Genteng 
Wakil 1 Thulik : Bayu Mitra Adhyatma ( Purwoharjo )
Wakil 1 Jebeng : Marsya Pracillia ( Banyuwangi )
Wakil 2 Thulik : Giovani Henry FT (Singojuruh )  
Wakil 2 Jebeng : Bella Afresita ( Banyuwangi )
Harapan 1 Thulik : Budhy Utomo ( Genteng )
Harapan 1 Jebeng : Sri Indah Naningsih ( Banyuwangi )
Harapan 2 Thulik : Ade M Rizki ( Rogojampi )
Harapan 2 Jebeng : Citra Ayulia ( Giri )
Favorite Thulik : Bayu Mitra Adhyatma ( Purwoharjo )
Favorite Jebeng : Marsya Pracillia ( Banyuwangi

Rabu, 14 Oktober 2009


> PEMILIHAN JEBENG THULIK TAHUN 2005
( dilaksanakan pada 2 s/d 6 Mei 2006 )

Babak Penyisihan : 30 April 2006 di Pondok WINA Banyuwangi
Diklat / karantina : Desa Wisata Using – Kemiren Kec. Glagah
Tanggal : 2 s/d 6 Mei 2006

Grand Final : Gesibu Blambangan Banyuwangi
Tanggal : 6 Mei 2006
Diikuti oleh : 10 pasang Jebeng dan Thulik

> Para Finalis : JEBENG 

( Heni Pamungkas, Milla Laili, Valentina Evin W, Silvia Cindy, Erwin Sumardani, Devi Kristanti, Daniar Widiana, Gustina Praptiningsih, Meylisa Puji, Ika Setia Ajeng )

> Para Finalis : THULIK

(
Bagus Aji, Dede Abdul G, Reyan D.Y, Imam Faluyo, M. Abtar, Edi Pratu Yanuar, Rangga 
  Putra, Akbar Taufan, Miftahul Huda, Sony Irawan ) 



>> Pemenangnya adalah : 

Thulik Banyuwangi 2005 : Miftahul Huda ( Rogojampi )
Jebeng Banyuwangi 2005 : Daniar Widiana ( Gambiran )
Wakil 1 Thulik : Reyan D.Y ( Banyuwangi )
Wakil 1 Jebeng : Ika Setya Ajeng ( Banyuwangi )
Wakil 2 Thulik : Edi Pratu Y ( Wongsorejo)
Wakil 2 Jebeng : Valentina Evin W ( Purwoharjo )
Harapan 1 Thulik : Dede Abdul Gani ( Rogojampi ) 
Harapan 1 Jebeng : Meylisa Puji ( Genteng )
Harapan 2 Thulik : M. Abtar ( Srono )
Harapan 2 Jebeng : Erwin Sumardani ( Banyuwangi )
Favorite Thulik : Dede Abdul Gani ( Rogojampi ) 
Favorite Jebeng : Meylisa Puji ( Genteng )


Senin, 12 Oktober 2009




JEBENG THULIK BANYUWANGI 

[ Dari Masa Ke Masa ]

Pemilihan Jebeng Thulik Banyuwangi Sudah Diselenggarakan Lebih Dari 20 Tahun Yang Lalu, Ajang Pemilihan Duta Wisata Ini Dilaksanakan Setiap Tahunnya, Yakni Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Kabupaten Banyuwangi Yang Jatuh Pada Tanggal 18 Desember. Ajang Ini Digelar Guna Memilih Sepasang Generasi Muda Banyuwangi Yang Merupakan Representasi dan Mencerminkan Masyarakat Banyuwangi Secara Keseluruhan. Mereka diharapkan nantinya bisa mengemban tugas menjadi duta wisata dan duta budaya untuk Kabupaten Banyuwangi, dan inilah para finalis dan pemenang Jebeng Thulik Banyuwangi.

> PEMILIHAN JEBENG THULIK TAHUN 2004 < ( Digelar pada tanggal 18 Desember 2004 )


Diklat / karantina : Hotel Ketapang Indah Banyuwangi
Grand Final : Gesibu Blambangan Banyuwangi
Diikuti oleh : 10 pasang Jebeng dan Thulik

NO. NAMA PREDIKAT JUARA ALAMAT :
1 Panca Diah Puspitasari : Jebeng Banyuwangi 2004, Desa Bakungan - Kec. Glagah 
2 Mardya Ulfi : Wakil I Jebeng, Jl. Letjen MT. Haryono, Banyuwangi 
3 Maulidya Firdaus : Wakil II Jebeng, Jl. Bawean Gg. Kenanga No. 1 Sukowidi - Bwi 
4 Indra Sari Dewi : Harapan I Jebeng. Desa Sumber jeruk - Cluring 
5 Lia : Harapan 2 Jebeng. Desa Bangorejo - Kec. Bangorejo 
6 Tiara Eryunda Faizkasari : Favorite Jebeng. Jl. Letkol Istiqlah No.140 Banyuwangi 

NO. NAMA PREDIKAT JUARA ALAMAT :
1 Hendra Wijaya : Thulik Banyuwangi 2004. Ds. Kebaman Rt.02/11 Kec. Srono 
2 Andy Alfat Perdana : Wakil I Thulik. Jl. Taman Suruh - Kec. Glagah 
3 Dody Bayu Prasetyo : Wakil II Thulik. JL. Basuki Rahmat Gg. Terate No.17 BWI 
4 Sultan Takdir A : Harapan I Thulik. Ds. Bagorejo - Srono 
5 Sandi Kiswara : Harapan 2 Thulik. Jl. Mendut 10/34 Banyuwangi 
6 Andy Alfat Perdana : Favorite Thulik. Jl. Taman Suruh - Kec. Glaga





KRITERIA BUSANA
JEBENG DAN THULIK BANYUWANGI


Ketika pertama kali saya mengikuti ajang pemilihan Jebeng Thulik Banyuwangi ditahun 2004 yang lalu, sewaktu di Diklat dan Karantina. Saya dikenalkan dengan materi tentang busana Jebeng Thulik Banyuwangi oleh Bu. Elis (selaku pemateri juga). Saya dikenalkan dengan berbagai macam jenis batik khas Using yang ternyata motifnya begitu banyak sekali (lebih dari 20 motif). Ada Gajah uling, moto pitik, paras gempal, paras uling dan masih banyak lagi. Setelah mengenal jenis-jenis batik,tahap berikutnya adalah dikenalkanya pakaian jebeng thulik yang sesuai pakem. Mulai dari bentuk udeng, baju, sembongan, accesoriesnya, sanggul (untuk jebeng) dll. Dan ketika menjadi seorang jebeng dan thulik ketika diatas pentas harus bisa menjadi representasi dari kepribadian orang Using itu sendiri, dan saya mengenalnya ada tiga karakter yakni; Aclak, Ladak, dan Bingkak.
Aclak; adalah salah satu bagian dari karakter atau kepribadian orang Using,yakni sok tahu, sok ingin memudahkan orang lain dan tidak takut merepoti diri sendiri, walaupun dia sendiri tidak sanggup untuk melaksanakannyasendiri atau maunya sendiri.
Ladak; yakni sombong dan Bingkak; acuh tak acuh atau tak mau urusan orang lain. Tetapi dari ketiga karakter tersebut masyarakat using juga dikenal baik hati. Saya bangga menjadi bagian dari masyarakat Using itu sendiri.

Berikut Ini Adalah Kreteria Busana Jebeng Dan Thulik Banyuwangi 
Yang Sudah Menjadi Pakem Dalam Setiap Penyelenggaraan 
Pemilihan Jebeng Thulik Besar Atau Jebeng Thulik Kecil

  BUSANA JEBENG : 
1. Kebaya motif polos, boleh bordir tanpa kutu baru (lembar penutup dada), lengan pan jang agak sempit dengan sekengan. 
2. Apabila memakai kebaya polos agak tipis, BH yang dikenakan adalah motif krawangan dipunggung. 
3. Kain panjang motif khas Banyuwangi (Gajah Uling, Kangkung Setingkes, Gringsing ) tanpa wiron dikenakan sebatas mata kaki. 
4. Perhiasan/Accessories yang dipakai: Peniti renteng motif kembang, Gelang motif ular, Tebu sekeret / Sigar penjalin, Pelintiran, Anting-anting greol,Subang bintang / semanggi. 
5. Sanggul / konde Banyuwangen (Kadal Menek) agak moncol dipasang agak tinggi, memakai tusuk sanggul, motif kembang boleh ditambah hiasan mawar dan melati. 
6. Alas kaki ( sandal ) model slop dengan hak maksimal 5 cm
7. Batas penggunaan sewek kebawah 15 cm, diukur dari telapak kaki keatas ( persisi mata kaki )

  BUSANA THULIK
1. Baju lengan panjang,motif polos PKJ ( Pakaian Khas Jawa Timur )
2. Perhiasan / Accessories yang dipakai : Kancing dari logam warna emas atau perak, saku atas sebelah kiri dengan hiasan jam tangan, rantai uang logam, atau taring / kuku macan. 
3. Celana panjang sama dengan warna PKJ ( Pakaian Khas Jawa Timur ), dengan potongan sampai mata kaki.
4. Ikat kepala bentuk tongkosan dengan sampatan maling, sampatan jejeg, warna dan motif khas Banyuwangi ( Gajah Uling, Paras Gempal, Moto Pitik )
5. Kain panjang ( sembongan ) warna dan motif sama dengan udeng ( ikat kepala ). Dipakai dibawah PKJ ( Pakaian Khas Jawa Timur ) kelihatan kurang lebih sama dengan panjang PKJ dengan wiru silang. 
6. Alas kaki / sandal bentuk kosek dari kulit / slop.


Jumat, 09 Oktober 2009



SEKILAS TENTANG
PAGUYUBAN JEBENG THULIK BANYUWANGI



Jebeng dan Thulik; adalah merupakan nama panggilan, untuk Jebeng;anak perempuan, Thulik; anak laki-laki. Sedangkan Pemilihan Jebeng & Thulik Banyuwangi adalah suatu ajang guna memilih sepasang generasi muda Banyuwangi yang merupakan representasi dan mencerminkan masyarakat Banyuwangi secara keseluruhan. 
Nantinya para pemenang tersebut akan menjadi Duta Budaya dan Duta Pariwisata bagi Kabupaten Banyuwangi, yang tidak hanya dalam lingkup Banyuwangi akan tetapi juga Jawa Timur atau bahkan Nasional.
Pemilihan Jebeng Thulik Banyuwangi ini dilaksanakan pada setiap tahunnya yakni pada bulan Desember sekaligus sebagai rangkaian dari Hari Jadi Banyuwangi ( HARJABA ) yang diperingati setiap tanggal 18 Desember.
Guna menampung seluruh kepentingan yang berkaitan dengan Jebeng dan Thulik Banyuwangi dibentuklah PAGUYUBAN JEBENG THULIK BANYUWANGI. Paguyuban Jebeng Thulik Banyuwangi anggotanya terdiri dari para seluruh finalis Jebeng & Thulik Banyuwangi setiap tahunnya (berjumlah 10 pasang ). 
Paguyuban Jebeng Thulik (PJT) Banyuwangi ini bergerak secara profesional dan bertanggung jawab serta mengedepankan komunikasi serta kerjasama. Memang selama ini agenda yang dilaksanakan oleh PJT masih mengacu pada Dinas Pariwisata Banyuwangi dan Calender Event , baik secara individu maupun keorganisasian. Selain itu PJT juga mempunyai agenda tersendiri guna meberdayakan para anggotanya. 

Kegiatan Paguyuban Jebeng Thulik Banyuwangi diantaranya adalah : 
1. Pemilihan Jebeng Thulik Banyuwangi, kegiatan dilaksanakan setiap tahunnya dalam rangka memperingati Hari Jadi Banyuwangi (HARJABA).
2. Pemilihan Jebeng Thulik Cilik Banyuwangi, ini sebagai salah satu upaya dari PJT untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya berbusana jebeng & thulik dikalangan generasi cilik sejak dini. Adapun kategori yang dilombakan antara lain:
 Kategori TK 
 Kategori SD 
 Kategori SMP 
3. Pengiriman Jebeng Thulik Banyuwangi ke pemilihan Raka-Raki Jawa Timur. 
  Setiap tahun PJT dan Dinas pariwisata Banyuwangi mengirim sepasang Jebeng_Thulik Banyuwangi terbaik untuk ikut dalam Pemilihan Duta Wisata Raka-Raki Jawa Timur. 
4. Terlibat dalam kegiatan-kegiatan promosi wisata dan budaya di Banyuwangi seperti : Barong ider bumi, Seblang Bakungan,Seblang Olehsari, Kebo-keboan, petik laut dll. 

PROGRAM-PROGRAM PAGUYUBAN JEBENG THULIK BANYUWANGI. 
a. Membentuk duta wisata yang mempunyai wawasan luas dibidang pariwisata dan dibidang lainnya. 
b. Turut serta mengembangkan dan mempromosikan potensi wisata dan budaya yang ada di Kab. Banyuwangi ke berbagai event pariwisata. 
c. Mengadakan kegiatan lainya, seperti Bhakti sosial dll. 

MANFAAT IKUT DALAM PAGUYUBAN JEBENG THULIK BANYUWANGI.
Bangga terhadap jati diri dan prestasi generasi muda daerah sebagai duta wisata Kab. Banyuwangi. 
a. Bangga bisa berperan aktif dalam mempromosikan objek wisata dan budaya Banyuwangi dan mempunyai kesempatan mengikuti promosi pariwisata diberbagai event. 
b. Bangga bisa terlibat dalam berbagai kegiatan sosial 
c. Bangga bisa berprestasi dan berperan dalam pembangunan Nasional.

Adanya organisasi Paguyuban jebeng thulik Banyuwangi diharapkan kedepannya dapat menjadi sebuah organisasi yang dapat berperan secara nyata demi mewujudkan sebuah organisasi yang independen dan profesional.dengan tidak meninggalkan jati diri masing-masing anggotanya dan dapat memberikan sumbangsihnya bagi pembangunan Banyuwangi serta dapat melestarikan potensi wisata dan budaya sehingga tidak luntur begitu saja.